Dwi Setiyadi

Goresan di Atas Air. Cawan untuk menuangkan ide, gagasan, kejadian sehari-hari yang saya alami, serta tempat untuk saya berbagi karya. Read more »

Nyasar? No Way! { 0 }

Inget kisah Nobita yang sengaja menghindar dari Giant, dengan bantuan sebuah peta penunjuk posisi dalam serial Doraemon? Melalui alat itu Nobita bisa mengetahui posisi Giant berada dan Nobita berada. Gue inget dulu banget nontonnya waktu kelas 3 SD, sambil ngayal kalo punya alat beginian enak kali ya, pas mau ngapa-ngapain tinggal liat peta aja, mau makan Baso Wonogiri cap Pakde Kumis? Tinggal search aja, atau kalo mau menghindar dari tukang penagih hutang tinggal siapin langkah seribu, hehe.

Bertahun-tahun kemudian alat Doraemon itu bukan lagi hanya ada dalam film dan dunia khayal gue doang, tapi beneran dibuat dalam dunia nyata, keren! Teknologi tersebut ternyata sudah beroperasi sejak 27 April 1995 oleh Departemen Pertahanan USA yang dinamakan Global Positioning System, tapi cuma untuk keperluan internal negara mereka, we know, that USA is the demon of spy in the world. Jadi ngga aneh kalo USA bisa memata-matai keadaan seluruh umat manusia diseluruh permukaan bumi (tapi kok keberadaannya Usamah Bin Ladin mereka ngga tau ya).

Mulai digunakan umum pada tahun 2000-an keatas, di Indonesia sendiri seinget gue tahun 2005 mulai masuk alat khusus GPS ini, gue juga kurang ngikutin sih perkembangannya kayak gimana. Tapi mulai marak sejak tahun 2005 di dunia Teknologi Informatika (IT) dengan ditandai bermunculannya aplikasi-aplikasi peta yang cukup populer seperti Google Earth dan teman-temannya. Lalu berkembang juga keperangkat mobile lainnya seperti HP.

Ok, pada kesempatan ini gue mau berbagi bagaimana memanfaatkan fitur ini pada mobile phone yang kita punya, tentunya harus sudah terbenam teknologi GPS pada handset. Pada dasarnya setiap handset berfitur GPS telah memiliki aplikasi bawaan untuk memanfaatkan GPS ini, seperti Blackberry Maps pada blackberry, atau OVI Maps pada Nokia (OVI Maps biasanya sudah dilengkapi dengan informasi lokasi tempat-tempat umum yang bisa kita akses, seperti informasi ATM terdekat), namun yang ingin gue bagi disini adalah aplikasi buatan Google, yaitu Google Maps. Kenapa sih harus Google Maps? Ada beberapa alasan, pertama; Google Maps lebih responsif ketimbang aplikasi bawaannya, kedua; jalan di banyak platform (mulai dari Symbian, Blackberry OS, iPhone OS, Windows Mobile, bahkan Sony Ericsson OS), ketiga; fasilitas Google Latitude untuk mengetahui posisi keberadaan teman yang tergabung dalam Google Latitude.

Untuk menginstall Google Maps pada handset kita, masuk ke website Google Mobile dengan alamat http://m.google.com pada browser di handset. Akan muncul beberapa aplikasi Goggle yang dapat di download, pilih aplikasi Maps. Setelah download selesai jalankan aplikasi yang sudah di download, ikuti instruksi instalasi, dan selesai. Buka Goggle Maps yang sudah di install, secara default akan memperlihatkan dimana posisi kita berada pada peta.

Manfaatkan secara maksimal untuk mengetahui letak alamat yang hendak dicari. Pada menu opsi/pilihan pilih menu cari/search, masukan nama tempat yang akan dituju, misalnya Bank Indonesia, kemudian akan ditampilkan beberapa hasil pencarian yang cocok dengan Bank Indonesia beserta alamatnya, pilih yang paling mendekati dengan lokasi yang dicari, misalnya Bank Indonesia yang berdekatan dengan Monas. Lalu peta lokasi Bank Indonesia akan ditunjukan.

Bingung bagaimana agar sampai ke lokasi yang ditemukan? Jangan cuma pegangan kalo bingung, paket bantuannya mencari rute bisa dicari disini, misalnya posisi kita ada di Kebayoran Lama, melalui menu option pilih menu Get Direction, maka tentukan Start Point pada My Location dan End Point pada Bank Indonesia pada peta yang ditemukan, klik Show Direction, hasilnya adalah beberapa alternatif rute. Misalnya kita memilih rute melalui Pakubuwono, Sudirman, Lalu Thamrin, maka pada peta akan diarahkan jalur menuju Bank Indonesia melalui rute tersebut.

Pertama kali memanfaatkan fasilitas ini untuk mencari sebuah alamat, gue merasa terbantu sekaligus kagum dengan aplikasi dan teknologi GPS ini. Waktu itu tidak hanya membantu menemukan alamat dalam peta, gue juga dibantu mencari rute (terdekat dan tidak macet) menuju tempat yang dicari dari tempat posisi gue berada. Amazing! Aplikasi ini telah menerapkan kecerdasan buatan (Artificial Intellegent) pada cara kerjanya, (bikinnya gimana yak?). Hmm… adegan pada film Doraemon ternyata terjadi didunia nyata nih, emak tolongin aye dong, Dept Collector udah di depan gang rumah neh!

Jakarta, 15 Oktober 2009

Leave a Reply